Teori Atom


Atom adalah bagian terkecil yang menyusun suatu materi. Coba kita bayangkan ! misalkan kita punya kertas ukuran A4, lalu kertas tersebut kita lipat jadi dua kemudian kita sobek. Kertas yang sudah terbagi jadi dua itu kita lipat lagi lalu kita sobek lagi, begitu seterusnya hingga kertas tersebut berukuran sangat kecil dan tidak dapat dibagi lagi. Bagian yang terkecil itulah yang disebut sebagai atom. Sifat yang dimiliki oleh potongan terkecil dari kertas, sama dengan sifat kertas yang masih utuh karena memang penyusunnya sama. Atom berukuran sangat kecil, sampai – sampai kita tidak dapat melihatnya dengan mata telanjang.

1. Teori Atom Democritus
Democritus adalah seorang filsuf Yunani kuno yang hidup dari 460 SM hingga 370 SM. Dia mengembangkan teori tentang penyusun suaru materi. Democritus menyatakan bahwa jika ada sebuah batu yang dibelah, dan hasil pembelahan tersebut dibelah secara terus menerus hingga mencapai suatu saat dimana batu tersebut tidak dapat dibelah lagi. Belahan yang terkecil itulah yang oleh Democritus disebut sebagai atom. Atom berasal dari kata a yang berarti tidak dan tomos yang artinya dibagi. Jadi atom merupakan partikel yang tidak dapt dibagi lagi.

2. Teori Atom Dalton
John Dalton mengemukakan hipotesanya mengenai teori atom berdasarkan hukum kekekalan massa ( Lavoisier ) dan hukum perbandingan tetap (Proust). Teori – teori yang dikemukankan diantaranya :
-  Merupakan partikel tekecil yang tidak dapat dibagi lagi ( sama dengan Democritus ).
- Atom dari suatu unsur tidak dapat berubah jadi atom unsur lain.
- Dua atom atua lebih baik yang berasal dari unsure yang sejenis atau unsure berbeda dapat  - bergabung membentuk suatu molekul. Molekul adalah sekelompok atom yang saling berikatan dengan sangat kuat dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil.
- Pada reaksi kimia, atom berpisah kemudian bergabung lagi dengan susunan berbeda dari semula tetapi massa keseluruha tetap.
- Atom bersenyawa atom yang sama membentuk perbandingan yang sederhana.

3. Teori Atom JJ Thompson
Thompson menyatakan bahwa atom berbentuk bola pejal dan memiliki muatan listrik positif yang tersebar di seluruh bagian atom. Thompson menggambarkan atom seperti buah semangka. Daging buah yang manis merupakan muatan positif, sedangkan bijinya merupakan muatan negatif.
Kelemahan model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.

4. Teori Atom Rutherford
-Hipotesa dari Rutherford adalah atom yang tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilinginya. Inti atom bermuatan positif dan massa atom terpusat pada inti atom. Model atom Rutherford seperti tata surya. Teori – teori Rutherford adalah :
- Inti atom bermuatan positif, mengandung 99,9 % seluruh massa atom.
- Inti atom dikelilingi elektron pada lintasan bebas.
- Jumlah muatan inti sama dengan jumlah muatan electron sam dengan jumlah muatan proton.
- Gaya elektrostatik antara elektron dengan inti membentuk gaya sentripetal.

Namun, teori atom yang dikemukakan oleh Rutherford masih memiliki beberap kelemahan, diantaranya:
-  Tidak dapat menjelaskan kestabilan atom
- Tidak dapat menjelaskan spectrum garis atom hydrogen.

5. Teori Atom Bohr
- Elektron dapat berpindah dari satu kulit ke kulit yang lain dengan disertai melepas atau menyerap - energy.
- Setiap elektron hanya mengenal suatu lintasan tertentu.

Kelemahan :
-  Lintasan elektron tidak sesederhana seperti yang dikatakan Bohr.
- Belum dapat menjelaskan tentang kejadian dalam ikatan kimia, pengaruh medan magnet terhadap atom, spectrum atom berelektron banyak

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.