Pemanfaatan Tempurung Kelapa untuk Penyaringan Limbah Sungai Gajah Wong Yogyakarta


Manusia merupakan satu-satunya makhluk yang diberikan anugrah berupa akal yang cerdas sekaligus hawa nafsu. Dari perpaduan kedua hal tersebut manusia selalu berinovasi untuk menciptakan teknologi – teknologi guna mempermudah dalam menjalankan aktivitas sehari – harinya. Diawali dengan penemuan teori kuantum oleh Albert Einstein pada tahun 1905, dalam kurun waktu satu abad ini tidak kurang dari 100 penemuan teknologi telah diciptakan oleh manusia serta dapat dirasakan manfaatnya.  Baik itu di bidang transportasi, komunikasi, pertanian, dan bidang lainnya.

Namun tidak selamanya perkembangan yang kian pesat tersebut berdampak mulus. Adanya teknologi juga akan berdampak buruk terhadap masyarakat jika tidak dibarengi dengan kesadaran terhadap lingkungan. Masalah yang paling nyata dan sering kita jumpai saat ini adalah tentang sampah. Sampah merupakan salah satu permasalahan kompleks di bangsa ini bahkan sejak zaman dulu ketika bapak ibu kita masih muda. Misalnya adalah sampah di sungai. Tidak sedikit dari masyarakat yang bermukim di dekat sungai membuang limbah rumah tangga mereka ke sungai yang seharusnya dijaga tersebut. Mungkin yang terbesit kali pertama di benak masyarakat adalah karena membuang sampah di bantaran sungai cukup simpel, tinggal melempar sampah ke sungai maka selesai sudah permasalahan sampah. Toh, itu nanti juga ada yang membersihkan. Selain itu tidak perlu keluar banyak biaya hanya untuk mengurusi sampah.

Salah satu sungai tercemar yang pernah penulis temui adalah Sungai Gajah Wong yang terletak di Kota Yogyakarta. Miris sekali melihat hal tersebut, mengingat Kota Yogyakarta merupakan salah satu kota budaya, kota wisata, serta kota pelajar. Beribu-ribu orang berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara untuk menimba ilmu di kota yang istimewa ini atau hanya sekedar untuk berwisata menghabiskan masa liburan. Namun siapa sangka di balik keindahan dan kemegahan kota yang pernah menjadi ibukota Indonesia pada tahun 1946 ini terdapat sungai yang seakan-akan ‘diabaikan’. Ya, karena di sungai ini banyak ditemukan sampah – sampah di sekelilingnya.  Padahal di sekitar sungai tersebut terdapat banyak pemukiman warga yang sebagian besar dijadikan tempat kost bagi para mahasiswa.

Menumpuknya sampah di bantaran sungai menyebabkan air sungai menjadi tercemar. Akibatnya air berubah jadi keruh dan beraroma tidak sedap. Padahal jika sungai tersebut dirawat dan dijaga kebersihannya akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu perlu adanya upaya penanggulangan air sungai yang tercemar akibat limbah rumah tangga tersebut.


Gambar 1 Sungai Gajah Wong Yogyakarta
(Sumber : http://www.kompasiana.com/ diakses pada 16 Februari 2016)



Sebagai pribadi yang berpendidikan, harusnya kita peka terhadap permasalahan lingkungan demi menjaga keindahan alam semesta, terlebih yang menyangkut kehidupan masyarakat. Melihat permasalahan yang cukup rumit ini, kita dapat memanfaatkan teknologi untuk mengatasinya. Akan lebih baik lagi jika kita memanfaatkan barang-barang yang tidak sulit untuk ditemukan, salah satunya adalah tempurung kelapa.

Buah kelapa merupakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi penduduk Indonesia, khususnya Kota Yogyakarta. Kelapa merupakan komoditas strategis yang memiliki peran sosial, budaya dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Seperti yang dikatakan oleh anak pramuka, bahwa segala bagian dari buah kelapa dapat dimanfaatkan. Manfaat tanaman kelapa tidak hanya terletak pada daging buahnya yang dapat diolah menjadi santan, kopra dan minyak kelapa. Namun siapa sangka tempurung kelapa yang notaben merupakan ‘sampah’ dari buah kelapa dapat digunakan untuk membersihkan air sungai yang tercemar limbah seperti yang telah dipaparkan pada paragraf di atas.

Pada umumnya pemanfaatan kelapa hanya diambil buahnya saja, sementara tempurung kelapa hanya dibuang menjadi limbah. Tempurung kelapa merupakan bagian dari buah kelapa yang berupa endokrap, bersifat keras, dan diselimuti oleh sabut kelapa. Tempurung kelapa biasanya dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan karena bentuknya yang tidak terlalu keras sehingga para pengrajin mudah membentuknya. Selain digunakan sebagai kerajinan, tempurung kelapa yang kering dapat dijadikan sebagai material penyaring limbah di Sungai Gajah Wong seperti yang penulis lakukan pada bulan Desember 2015 kemarin.

Penelitian mutakhir cenderung bergerak di bidang nano partikel. Sebab skala nano memiliki manfaat yang sangat baik terutama untung penyaringan. Oleh karena itu dalam penyaringan limbah Sungai Gajah Wong ini kita menggunakan aplikasi Carbon Nanotube (CNT) agar hasilnya lebih efektif.  Mengutip dari prinsip ekonomi, menggunakan modal minimum untuk menghasilkan yang maksimum. Tempurung kelapa merupakan barang yang mudah ditemukan dan lebih sering dibuang ketika daging buahnya sudah dimanfaatkan. Tempurung kelapa yang sudah tidak terpakai tersebut dapat kita ambil dan digunakan untuk menyaring limbah sungai dengan pembuatan CNT ini sendiri menggunakan metode spray pyrolysis.

Pertama yang perlu dilakukan adalah  pembuatan arang batok kelapa dengan menggunakan oven atau suhu pemanas (furnace) lalu setelah itu dilakukan proses pengaliran gas argon ke dalam tabung quartz yang telah dimasukkan ke dalam furnace. Kemudian proses selanjutnya adalah memasukkan campuran dari ferrocene dan benzen dalam bentuk spray ke dalam tabung quartz. Selanjutnya yaitu mengoptimasi proses pencucian atau pemurnian material CNT. Kemudian dilakukan pendiaman supaya carbon nanotubes mengendap di dasar tabung. Tahap berikutnya adalah proses penyaringan. Setelah disaring, kemudian hasil penyaringan yang berupa residu carbon nanotubes dicuci kembali dengan menggunakan aquadest. Dan terakhir yaitu analisis material CNT yang telah dihasilkan dilakukan dengan menggunakan SEM (Scanning Electron Microscopy).

Dengan begitu kita dapat mengatasi dua hal sekaligus. Yaitu pertama, masalah sungai yang tercemar. Kedua pemanfaatan limbah tempurung kelapa. Dengan begitu masyarakat akan sangat terbantu dengan adanya teknologi ini.  











Related Articles

1 komentar:

  1. Casino - Wooricasinos
    Enjoy the exciting casino 슬롯머신 게임 games at Worseshoe Casino & Resort in Oahu, CA! The slot machines and 뭐 먹지 룰렛 table games are 여수 op 사이트 very 온라인 슬롯 simple 스피드 바카라 to play.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.